Think.
Bersyukur dan Ikhlas. Dua kata yang mudah sekali untuk diucapkan. Mudaaaah sekali diketik. Tidak semudah dijalankan. Kadang pernah terlintas dipikiran dengan suatu kejadian, " Kenapa begitu ? ", " Kenapa ya ? Seandainya saja.. ". Sering kita lupa. Bahwa dua kalimat itu menandakan tiada kita mempercayai qodar dari-Nya. Pernah kita termenung. Terdiam. Memikirkan banyak kejadian yang kita harapkan. 'Harapkan'. Sesuatu yang terkadang tidak terealisasi sedemikian yang dibayangkan. Bukan. Bukan waktunya berkata " Kenapa ? ". Terkadang merasa lelah. Lelah dengan semua pemikiran ini. Ingin membiarkannya. Tapi, Tetap harus memikirkannya. Tetap harus melewatinya. Sesaat pernah terlintas, Merasa sepi. Merasa sendiri. Tapi, Ada yang berbisik dipendengaran. " Kamu lupa ? " " Kamu tak sadar ? " Ada yang dengan setianya selalu mengawasimu. Ada yang dengan setianya selalu mendengarkanmu, melebihi siapapun. Hanya d...